2 view

Rapat Sinkronisasi dan Fasilitasi Penyelenggaraan Peningkatan Pemasaran Produk UKM Tahun 2018

  • 3. Paparan Narasumber

    Paparan Narasumber

    Drs. Achmad Basuki, MSi selaku Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, memaparkan mengenai "Program/Kegiatan Peningkatan Pemasaran Produk Usaha Kecil Mikro" dalam paparannya tersebut mengungkapkan bahwa Jawa Timur ditunjuk oleh pemerintah sebagai provinsi terbanyak untuk membantu UMKM go IT.

    Di Jawa Timur sendiri terdata 6.164 UKM dengan 1.078 UKM yang produknya sudah eksport. Dengan adanya pertemuan yang digagas oleh Bakowil Jember diharapkan ada persamaan visi dan mind side dari masing-masing pemangku kebijakan untuk ikut mendorong pengembangan UMKM di Jawa Timur.

    Saat disinggung kondisi UMKM diwilayah Bakorwil Jember, Bapak Basuki mengaku sangat potensi, utamanya Agribisnis. “Di wilayah Bakorwil ini ada kopi, coklat, beras organik dan berbagai produk lainnya untuk dikembangkan. Namun, kembali dari kemauan dan upaya pengambil kebijakan masing.-masing daerah. Kita dari Provinsi sudah memberikan pelatihan, membantu permodalan, dan sebagainya, tapi kalau daerah adem ayem, ya percuma,” tandasnya.

    Oleh karena itu, dibutuhkan sinergitas dan welcome dari masing-masing daerah. “Kalau masing-masing daerah welcome tanpa melihat produk yang dihasilkan, saya Yakin Jawa Timur akan hebat. Oleh sebab itu, dalam pertemuan-pertemuan ini kita bisa bersinergi dalam mendorong UMKM diwilayah Bakorwil Jember khususnya dan Jawa Timur pada umumnya,” ungkapnya pula.

    Sementara itu, Dinas Kominfo Pemprov Jatim yang diwakili oleh Bapak Harsanto, ST. dalam paparannya mengenai " Pemasaran Produk UKM melalui Teknologi Informasi" mengungkapkan banyak fasilitas yang sedikan oleh lembaganya untuk pengembangan pemasaran UMKM. Dari fasilitas sejuta domain gratis dan aplikasi yang telah disediakan pemerintah secara nasional belum banyak termanfaatkan. “Di Jawa Timur sendiri baru ratusan UMKM yang memanfaatkan teknologi tersebut. Padahal aplikasi ini dapat membantu menyebarkan produk UMKM kepada masyarakat luas secara gratis,” ujar Bapak Harsanto. beliau berharap, dengan sosialisasi ini, diharapkan UMKM melalui OPD terkait yang ada di wilayah Bakorwil Jember untuk memanfaatkan fasilitas gratis tersebut. ” Mereka (UMKM) bisa menitipkan produknya ke lembaga kami untuk disebarluaskan secara gratis. Tentunya dengan persyaratan legalitas perijinannya lengkap, produknya sendiri (UMKM) dan bukan broker,” tegasnya pula.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook